Lokasi Anda yang berada di dekat sekolah
sepertinya cocok sekali jika dijadikan usaha foto copy atau rental komputer.
Namun sebelum memutuskan usaha yang mana yang akan dilakoni, coba lakukan riset
kecil-kecilan. Pada saat jam sekolah, coba perhatikan seberapa sering mereka
melakukan aktifitas foto copy dan ada berapa tempat foto copy yang ada di
sekitar sekolah. Jika tempat foto copy yang sudah ada selalu ramai, itu artinya
pasar masih terbuka. Lakukan hal yang sama dengan usaha rental komputer. Coba
evaluasi hasil riset tadi, mana yang paling dibutuhkan pasar?
Itu baru analisa lokasi dan pasar saja.
Karena lokasi yang baik di tengah pasar yang besar pun belum menjamin
kesuksesan usaha Anda. Anda harus mengerti seperti apa sebetulnya kebutuhan
pasar akan jasa atau produk Anda. Misalnya untuk foto copy, berapa harga yang
mereka harapkan dan seberapa cepat serta pelayanan tambahan apa saja yang harus
ada. Apakah perlu membeli juga mesin press/laminating, atau cukup foto copy dan
jilid saja. Begitu juga dengan rental komputer. Komputer jenis apa yang cukup
memadai untuk kebutuhan mereka, apakah perlu ruang ber-AC atau lesehan? Semua
itu bisa dijawab dengan survey terhadap pesaing atau sekedar tanya-tanya pada
mereka.
Jangan lupa juga persiapan modal cadangan dan
supplier. Terutama untuk barang yang banyak terpakai/terjual seperti ATK,
kertas, toner/tinta, dan lainnya. Pastikan Anda mendapatkan supplier yang baik
dan pasokan yang cukup. Jangan sampai usaha sudah ramai tapi sering kehabisan
stock karena perlu beberapa hari untuk mendapatkan barang. Hal ini bisa membuat
konsumen lari ke pesaing Anda.
Terakhir pak, tidak usah takut melangkah.
Jadikan semua langkah persiapan itu sebagai hal yang wajar dan tahapan menuju
sukses berwirausaha. Kalau Anda masih bingung juga, ikuti strategi supir bis.
Tempel terus jalur pesaing yang ada di depan Anda. Artinya, ikuti jejak langkah
pesaing yang sudah sukses.
Selamat berusaha, sukses untuk Anda!
Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan http://www.perencanakeuangan.com/files/UsahaFotoCopy.html
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan http://www.perencanakeuangan.com/files/UsahaFotoCopy.html
Simulasi Laba Usaha Fotocopy
Pendapatan
Rp. 2.500.000 perminggu x 4 = Rp.
10.000.000,-/bulan
Pengeluaran
Biaya Pembelian Bahan Baku :
1. Rp 1.250.000,00 (pembelian kertas/bulan)
2. Rp
250.000,00 (pembelian
tinta/bulan)
Biaya Operasional Perbulan
Gaji karyawan = Rp
800.000,00 / bulan
Membayar Listrik = Rp
4.000.000,00 / bulan
Biaya tak terduga = Rp
400.000,00 / bulan
Keuntungan
Laba Bersih : Rp. 10.000.000,00 - Rp.
6.700.000,00 = Rp. 3.300.000,00 / bulan
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dewasa ini, perekonomian negara Indonesia
menunjukkan kondisi yang kurang menggembirakan bagi para pelaku usaha dan
masyarakat. Tingginya angka inflasi nasional pada bulan April 2008 yang
mencapai 4,01% dan di Surabaya yang mencapai 3,07 % dan isu kenaikan maupun
kelangkaan harga BBM menjadi bukti adanya kurang kondusifnya kondisi
perekonomian negara. Dalam kondisi yang seperti ini, masyarakat semakin
terpuruk ketika harga kebutuhan beberapa bahan pokok mengalami peningkatan dan
tidak lagi terjangkau yang juga tidak diimbangi dengan meningkatnya pendapatan
masyarakat.
Bagi para pelaku usaha, kondisi yang perlu diperhatikan
adalah mengenai bagaimana daya beli masyarakat di sekitar sehingga bisa
memunculkan permintaan dari beberapa penawaran yang dilakukan oleh perusahaan.
Apabila permintaan meningkat memungkinkan pasar menjadi potensial dan ketika
kondisi permintaan menurun menyebabkan kondisi
Pasar berada pada posisi yang tidak
menguntungkan. Yang perlu diperhatikan adalah mengenai bagaimana tingkat
persaingan, daya beli masyarakat, dan hukum permintaan maupun penawaran itu
terjadi pada kondisi yang demikian.
Jenis Usaha
Unit usaha ini diberi nama ANDA dikarenakan
bergerak dalam usaha
Nama organisasi : foto copy “ANDA”
Jenis Organisasi : yang melakukan percetakan
Pemilik : BAMBANG NURYANTO
Alamat : Simo gunung 12
Tlp : ( 031 ) 71444328
BAB II
TINJAUAN ASPEK
2.1 ASPEK PEMASARAN
A. Segmentasi, Targeting dan Positioning
a. Segmentasi
Yang menjadi segmen dari usaha foto copy
adalah semua segmen pasar (umum)
b. Targeting
Yang menjadi target market adalah
siswas-siswi smp kawung Surabaya
pada khususnya dan masyarakat disekitarnya
c. Positioning
Kami ingin menciptakan image atau citra
perusahaan di benak konsumen sebagai tempat foto copy yang berkualitas dengan
harga yang pas.
B. Permintaan
Perkembangan permintaan saat ini
Dewasa ini, kalau kita cermati, permintaan
akan foto copy semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kepentingan
masyarakat dan meminimalisasi biaya.
C. Penawaran
a. Perkembangan penawaran saat ini
Perkembangan penawaran disektor usaha foto
copy pada saat ini memang umum di lingkungan kampus. Hal tersebut disebabkan
karena sektor usaha ini sudah dibidik secara serius. Oleh karena itu, agar
usaha foto copy menjadi lebih baik maka perlu peningkatan penawaran yang
memberikan nilai lebih bagi konsumen dengan cara mendiskon harga dengan
ketentuan yang berlaku
b. Prospek penawaran di masa yang akan datang
Mengingat adanya peluang yang besar dalam
usaha foto copy pada masa yang akan datang, maka perlu adanya penawaran produk
yang memberikan nilai lebih dan manfaat bagi konsumen. Penawaran tersebut akan
semakin variatif (lebih banyak produk yang ditawarkan dalam hal ini tidak
dimiliki oleh pesaing) maupun lebih kompetitif (dilihat dari kualitas kertas
dan hasil copy harga dalam hal ini tidak terlalu diperhitungkan dikarenakan
para pesaing juga melakukan banting harga) maka karena sudah ditunjang dengan
perangkat teknologi informasi yang memberikan kemudahan dalam melakukan
transaksi atau sebatas bertukar informasi.
D. Program Pemasaran
a. Tingkat pelayanan
Dalam usaha ini kami memberikan layanan yang
memuaskan melalui layanan langsung,pemesanan dan tepat waktu pekerjaan .
b. Penetapan harga
Penetapan harga yang akan dilakukan adalah
dengan menetapkan harga berdasarkan tingkat keberlangsungan usaha, dimana kami
mencari keuntungan yang relative sehingga dapat menjalankan usaha secara
kontinyu untuk meningkatkan pangsa pasar.
2.2 ASPEK OPERASI
A. Rencana Pengembangan
a. Evaluasi lokasi
Lokasi yang akan kami pilih untuk mendirikan
bangunan sebagai tempat usaha foto copy adalah Dukuh kupang X Surabaya
b. Sarana dan prasarana
• Sarana yang akan kami gunakan untuk
menunjang kegiatan usaha kami adalah dengan memanfatkan : Meja Kursi, Ruang
Tunggu, Tempat parkir,
• Sedangkan untuk prasarananya kami
menggunakan bangunan seluas
5 X 6 m2
c. Bahan – bahan utama
Bahan utama yang digunakan dalam menjalankan
usaha foto copy antara lain :
1. 3 buah mesin foto copy
2. 2 buah mesin potong kertas
3. berbagai jenis dan ukuran kertas
4. Stapeles besar dan kecil berserta isi
5. Isolasi berbagai ukuran
6. berbagai warna mika
e. Bangunan dan tata letak bangunan
bangunan berdiri diatas tanah seluas 5 X 6 m2
dimana tempat parkir disediakan tanah seluas 5 X 2 m2
f. Jadwal pelaksanaan
Usaha foto copy akan mulai didirikan pada
tanggal 1 Mei 2009 sampai tanggal 15 Juli 2008 untuk kegiatan pembangunan
gedung, dan kegiatan operasional penjualan mulai lounching dan diperkenalkan ke
masyarakat mulai tanggal 01 Agustus 2009.
B. Rencana Pengoperasian Usaha
a. Proses operasi usaha
Proses operasi perusahaan meliputi rencana
penjualan, rencana persediaan produk, penjadwalan pegawai dan penggajian,
pengawasan kualitas, dan pengawasan biaya penjualan dan pemesanan.
b. Kebutuhan bahan operasi
Kebutuhan bahan operasi foto copy dikelola
oleh pimpinan mengenai kebutuhan bahan operasi yang meliputi pendanaan, jumlah
produk dan kegiatan pemasaran.
c. Kegiatan perawatan mesin
mesin foto copy yang digunakan mempunyai umur
ekonomis selama 4 th.Kegiatan perawatan mesin kami menggunakan tenaga ahli
mesin sesuai dengan mesin – mesin yang kami gunakan. Misalnya perawatan mesin
copy,perawatan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan dengan menggunakan
tenaga ahli dari mitra kerja kami.
2.3 ASPEK SDM
A. Struktur Organisasi
Bagan organisasi tersebut di buat agar
memudahkan mengenai kepemimpinan organisasi dan dalam pembagian pekerjaan
sesuai dengan divisi masing – masing
B. Jabatan dan uraian tugas
Pemilik
Berperan sebagai kasir dan sekaligus sebagai
penaggung jawab opersional
Karyawan
Berperan sebagai pelaksana pengoperasian
mesin foto copy sekaligus melayani konsumen
C. JAM KERJA
Toko foto copy “ ANDA “ menggunakan jam kerja
hari senin s/d minggu dari jam 06:00 s/d 19:00
C. Jumlah karyawan dan system penggajian
Periode I = tahun 1 s/d tahun 3
No Jabatan Jumlah Gaji/bulan Total gaji/th
1 Pemilik
Penanggung jawab 1 Rp 1.200.000 Rp 14,400,000
2 Karyawan 3 Rp 750.000 Rp 27.000.000
Total gaji Rp 3.450.000 Rp 41.400.000
Total gaji selama 3 tahun untuk periode I :
• total gaji per bulan = Rp 3.450.000,-
• total gaji per tahun = Rp 3.450.000,- x 12
= Rp 41.400.000,-
• total gaji selama 3 tahun = Rp 41.400.000,-
x 3 = Rp 124.200.000,
pada bulan pertama tahun ke 4 terdapat
kenaikan gaji sebesar Rp 100.000.-
Periode II = tahun 4 s/d 5
No Jabatan Jumlah Gaji/bulan Total gaji/th
1 Pemilik
Penanggung jawab 1 Rp 1.300.000 Rp15.600.000
2 Karyawan 3 Rp 850.000 Rp30.600.000
Total gaji Rp 3.850.000 Rp 46.200.000
• total gaji per bulan = Rp3.850.000,-
• total gaji per tahun = Rp 3.850.000,- x 12
= Rp 46.200.000,-
• total gaji tahun 4 = Rp 46.200.000,-
jadi selama empat tahun pengeluaran gaji
sebesar
Rp 124.200.000, + Rp 46.200.000, = Rp
170.400.000,-
BAB III
ANALISA
MARGIN LABA 20%
Penerimaan ( cash in flow ) = Rp 450.000 X 30
= 13.500.000 X 12 th
= Rp 162.000.000
Rp 162.000.000 X 4 th = Rp 648.000.000
Pengeluaran ( cash out flow )
Seluruh pengeluaran selama periode 1 dan 2 th
Kertas HVS A4 70 Gr (Rp. 23.000 X 50 rim) :
Rp 1.150.000
Kertas HVS Folio 60 Gr (Rp. 18.000 X 150 rim)
: Rp 2.700.000
Isolasi Jilid @ Rp. 8.000 X 10 : Rp. 80.000
Tunner : Rp. 7.200.000
Biaya Perawatan : Rp. 72.000.000
1 Pimpinan Rp. 1.200.000 X 12 : Rp. 14
400.000
3 Karyawan Rp. 750.000 X 3 X 12 : Rp.
27.000.000
Biaya Listrik : Rp. 7.200.000
Biaya telepon : Rp. 1.200.000
PBB : Rp. 1.400.000
TOTAL Rp. 134.330.000 x 2
Rp 268.660.000
Seluruh pengeluaran selama periode 3 dan 4 th
Kertas HVS A4 70 Gr (Rp. 24.000 X 50 rim) :
Rp. 1.200.000
Kertas HVS Folio 60 Gr (Rp. 20.000 X 150 rim)
: Rp 3.000.000
Isolasi Jilid @ Rp. 8.500 X 10 : Rp. 85.000
Tunner : Rp. 8.000.000
Biaya Perawatan : Rp. 72.000.000
1 Pimpinan Rp. 1.300.000 X 12 : Rp.
15.600.000
3 Karyawan Rp. 850.000 X 3 X 12 : Rp.
30.600.000
Biaya Listrik : Rp. 7.200.000
Biaya telepon : Rp. 1.200.000
PBB : Rp. 1.400.000
TOTAL Rp. 140.285.000 x 2
Rp 280.570.000
Proyeksi Laba Rugi ( EAT )
- Penjualan per tahun (Rp 450.000 x 30 hari x
12 bulan ) : Rp 162.000.000
- Biaya Operasi : Rp (134.330.000)
Laba/ Rugi : Rp.27.670.000
- PPN 10% ( 10.975.000 x 10% ) : ( Rp.
2.767.000 )
- PBB : ( Rp. 1.400.000 )
Laba setelah pajak : Rp 23.503.000
• PBP :
Investasi
PBP = arus kas in flow X 1 th
400.000.000 x 1 th = 2,4 th
162.000.000
• NPV :
NPV = Cash In Flow + Discon Factor ( 20 % )
1
CIF + ( 1 + i ) n
162.000.000 + 1
( 1 + i ) 4
• IRR :
• ROI :
No Pendapatan df PV
1.
2.
3.
4.
Rp 134.330.000
Rp 134.330.000
Rp 140.285.000
Rp 140.285.000 0,8333
0,6944
0,5787
0,4822 Rp 111.937.189
Rp 93.278.752
Rp 81.182.929,5
Rp 67.645.427
TOTAL PV Rp 354.044.297,5
NPV = total PV – Inv. Awal
= Rp 354.044.297,5 -Rp 347,730,000
= Rp 6.314.297,5
Jika NPV > 0 Usulan proyek diterima (
Positif )
BAB VII
KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Dari hasil analisis beberapa faktor, ternyata
usaha fotocopy mampu memberikan hasil yang baik dan dapat dikatakan layak untuk
dijalankan. Mengingat adanya peluang yang besar dalam usaha foto copy pada masa
yang akan datang Dewasa ini, kalau kita cermati, permintaan akan foto copy
semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kepentingan masyarakat dan
meminimalisasi biaya
B. Saran
Dalam menjalankan usaha fotocopy, yang perlu
untuk diperhatikan adalah mengenai bagaimana menjaga kualitas hasil fotocopy
yang baik.dan menjaga stabilitas stock kertas serta mencari segmen yang
tepat.juga menentukan dalam harga pasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar